Desain Rumah

Desain Rumah Modern Minimalis

Renovasi Rumah

Renovasi Rumah Minimalis di Bekasi

Jual Rumah

Rumah Kecil Minimalis 2 Lantai

Interior Rumah

Warna Interior Ruang Keluarga

Mengenal Ragam Jenis Atap

Jenis Atap Rumah

Sebagai sebuah penutup bangunan, atap berperan penting untuk memberikan rasa aman bagi orang yang tinggal di bawahnya. Atap juga berfungsi untuk melidungi penghuni rumah dari segala gangguan luar serta cuaca. Tanpa atap, bangunan belum bisa disebut layak huni dan tentunya mengurangi nilai estetis.

Karena fungsinya tersebut, material untuk atap haruslah yang kuat dan tahan terhadap perubahan cuaca. Saat ini atap tersedia dalam banyak bahan, jenis, atau bahkan warna. Namun, tentu saja fungsi dan kualitas harus diutamakan agar rumah dapat ditempati dengan aman. Beberapa material di bawah ini yang dijadikan pilihan oleh banyak orang, seperti apa karakteristiknya? Mari mengenal lebih dalam pilihan atap untuk rumah.

TANAH LIAT
Jenis material ini sudah sangat umum di kalangan masyarakat. Dibuat dengan cara dipadatkan, dibentuk, lalu dibakar, atap jenis ini sangat kuat terhadap angin ataupun saat curah hujan tinggi. Meski ukuran dan variasinya tak banyak, atap berbahan tanah liat memiliki harga yang relatif murah. Selain itu, jenis ini awet, tidak mudah lapuk, terbakar, atau dirusak serangga. Dalam penggunaannya, dibutuhkan rangka dan dipasang dengan kemiringan tertentu. Agar semakin aman, digunakan teknik pemasangan kunci atau kaitan pada rangka penopang.

BETON
Material atap yang satu ini memiliki bobot yang cukup berat, bahkan lebih berat daripada tanah liat. Namun, tentunya bahan ini sangat kuat untuk menghadapi segala cuaca. Dengan campuran semen dan bahan aditif lainnya, atap beton tahan terhadap api atau pelapukan. Bentuknya ada yang bergelombang ataupun datar, warnanya pun bervariasi. Namun, sebanding dengan kualitasnya, harga atap jenis ini cenderung lebih mahal.

METAL
Atap metal biasanya berbentuk lembaran dan terbuat dari baja lapis ringan (zincalume steel). Selain itu, bisa juga dibuat menyerupai jenis lain, seperti sirap, genteng tanah liat, atau beton. Dengan bobotnya yang ringan, beban yang dipikul rangka atap pun berkurang. Selain itu, material ini dilengkapi dengan teknologi yang membuatnya bisa memantulkan panas sehingga rumah terasa sejuk. Jenis ini juga ramah lingkungan karena dapat didaur ulang, antiapi, antikarat, dan bebas perawatan. Harga atap metal termasuk mahal bila dibandingakn dengan bahan lain.

ASBES
Bahan satu ini barangkali sudah dikenal oleh masyarakat. Asbes memiliki sifat yang ringan dan tahan lama. Harganya murah dan dapat membuat rumah sejuk karena jenis ini tidak menyerap panas. Namun, asbes mudah retak dan apabila terinjak harus menggantinya dengan yang baru. Selain itu, serat asbes mudah lepas dan beterbangan sehingga dapat membahayakan kesehatan (memicu penyakit kanker paru-paru).

SENG
Seng tentunya tak asing lagi bagi banyak orang. Sekalipun murah, tahan lama, dan banyak digunakan, seng juga memiliki beberapa kekurangan. Salah satu yang sudah dipahami ialah sifatnya yang menahan panas sehingga membuat orang dibawahnya merasa tak nyaman. Selain itu, seng juga mudah berkarat dan tak terlalu menarik dari sisi penampilan.

KERAMIK
Jenis ini berbahan dasar tanah liat yang di-finishing glazur pada bagian atsanya. Oleh sebab itu, tampilannya licin, mengilap, dan terdiri dari banyak pilihan warna. Jenis ini termasuk bahan yang tahan lama, warnanya awet dan tidak memerlukan pengecatan ulang. Namun, pemasangan dengan atap ini memerlukan kemiringan minimal 30 derajat agar air hujan dapat mengalir dan tidak mudah terlepas saat diterpa angin.

Sumber : Majalah Asri

5 Alasan Kenapa Anda Harus Menggunakan Jasa Arsitek

Contoh Gambar Desain Arsitek

Sumber : majalahasri.com

Faktor biaya adalah salah satu alasan yang paling umum kenapa seseorang tidak menyewa jasa arsitek saat akan membangun rumah.

Dibandingkan menyewa jasa arsitek, banyak yang memilih menggunakan jasa perancang yang tidak professional. Bahkan ada yang mempercayakannya pada tukang.

Untuk meyakinkan Anda menggunakan jasa arsitek, berikut ini adalah alasan-alasan kenapa harus menggunakan jasa arsitek.

ARSITEK MEMILIKI SENSE OF DESIGN
Salah satu hal yang membuat jasa arsitek mahal adalah sense of design yang dimilikinya. Ia akan membantu mewujudkan rumah impian Anda sekaligus memberi masukan tentang desain yang baik. Hal ini akan membuat Anda mendapatkan desain akhir yang baik.

KUALITAS BANGUNAN LEBIH TERJAGA
Arsitek, sebagai seorang professional akan berusaha memberikan hasil yang terbaik bagi kliennya. Ia akan merancang bangunan yang berkualitas baik bagi Anda. Jika bangunan yang ia rancang ternyata tidak cukup baik, reputasinya akan turun.

BERKOMUNIKASI DENGAN BAIK
Hampir semua arsitek dapat berkomunikasi dengan baik. Arsitek akan berkomunikasi dalam berbagai cara baik gambar, tulisan, dan lisan. Dalam melakukan pekerjaannya, ia akan melakukan komunikasi dengan klien, kontraktor, dan banyak pihak lainnya. Ia akan menjadi penghubung Anda dengan banyak pihak.

MEMILIKI JARINGAN
Tidak hanya merancang, arsitek juga akan merekomendasikan kontraktor, penyedia material, dan jasa pembangun rumah lainnya. Tidak hanya untuk memastikan desainnya terbangun dengan baik, ia juga membantu agar Anda tidak merasa dirugikan di kemudian hari.

SALAH SATU BENTUK INVESTASI
Nilai bangunan tidak hanya dilihat dari luasan dan ruang yang tersedia. Kualitas juga menjadi pertimbangan. Salah satunya adalah kualitas ruang, pencahayaan alami, kenyamanan, dll. Hal-hal tersebut akan menambah nilai pada bangunan Anda dan arsitek dapat mewujudkannya.

Jadi, siapa yang akan Anda percayakan dalam merancang rumah dan bangunan Anda?

Tangga Curam yang Aman

Desain Tangga Curam

Dalam keterbatasan ruang atau bangunan yang akan dijadikan bertingkat ke atas, sering kali kita dihadapkan pada masalah menempatkan tangga dengan baik dan nyaman. Akibatnya sering kita jumpai bentuk-bentuk tangga yang kurang baik, dilihat dari penempatan, ukuran, bentuk desain, keamanan pemakai dan sebagainya. Lalu adakah bentuk tangga curam yang aman?

Pada umumnya tangga curam masuk dalam kategori tangga darurat, karena sudut kemiringannya sudah melebihi maksimum kemiringan tangga yang nyaman dan aman. Pada tangga curam hanya orang tertentu saja yang dapat menggunakannya, dan tangga ini sangat tidak direkomendasi oleh para ahli bangunan bagi anak-anak dan orang lanjut usia.

Yang pasti tangga curam menuntut sikap dan mental mereka yang akan memakainya. Secara fisik kemiringan itu mengharuskan kita berdiri tidak dengan posisi yang wajar pada saat menaiki atau menuruninya. Jarak anak tangga yang cukup jauh melebihi batas kenyamanan melangkah, membuat kaki kita kerap terantuk oleh anak tangga lain di atasnya. Dan ini sangat mengganggu.

Selengkapnya..»