ARSIP TULISAN

Cat Tembok: Agar Pengecatan Maksimal

cat warna dinding rumah

Mengecat tembok tak boleh sembarangan. Ada langkah-langkah yang harus Anda ikuti. Ini demi menjaga agar hasil pengecatan bisa maksimal, termasuk agar warna cat sesuai dengan warna di kemasan. Jadi, kenapa warna cat di atas tutup kaleng berbeda dengan warna setelah disapukan di dinding? Bisa jadi karena pengecatan belum maksimal.

Berikut yang harus Anda ketahui sebelum mengecat tembok :

  • Persiapkan tembok. Untuk tembok baru, tunggu hingga benar-benar kering. Setidaknya telah berusia 28 hari. Pada saat itu, kelembapan tembok diperkirakan tidak lebih dari 16%. Derajat keasaman amat menentukan keberhasilan memperoleh warna sesuai kemasan.
  • Laburkan zat anti-alkali, terutama untuk tembok baru. Jika tembok itu sudah lama, pakailah wall sealer. Tunggu zat pelapis ini benar-benar kering. Selang waktu pengeringan beragam, antara dua jam sampai satu hari.
  • Aduk cat hingga rata dan sempurna. Sapukan ke dinding. Lakukan dua kali pengecatan. Pertama sebagai dasar, yang kedua untuk menutup pori-pori dinding yang masih terbuka sekaligus meratakannya. Untuk mengecat, sebaiknya Anda memakai roll set berbulu halus dan pendek, bukan rol dari bahan sponge.

Ingat! Untuk hasil maksimal, jangan sentuh cat sebelum benar-benar kering.


Kontraktor, Perlu atau Tidak?

Umumnya membangun sebuah rumah berawal dari Gambar Arsitek. Setelah gambar ada, kita dihadapkan kepada dua pilihan: mau mengerjakan sendiri atau menyerahkannya kepada kontraktor. Dua jalan ini memiliki untung-rugi.

Rancang Bangun Rumah di Pekalongan

Kalau Anda siap menghadapi resiko, membangun rumah tanpa bantuan jasa konsultan tidak bakal jadi masalah. Biayapun bisa disesuaikan kocek. Cuma, ada konsekuensinya. Waktu Anda jadi tersita. Misalnya, Anda harus mencari tukang atau mandor. Mereka ini akan bekerja di bawah komando dan kendali Anda.

Sayangnya, sebagian tukang atau mandor ini kadangkala menyebalkan dan kurang berkualitas. Bila menemui hal seperti ini, emosi Anda bisa terpompa. Bagaimana jika hasil kerja mereka tidak sesuai harapan? Lebih pusing lagi, Anda mesti membongkar dan mengganti lagi dengan yang baru. Biaya bisa membengkak. Dana lain bisa-bisa ikut terkuras.

Selengkapnya.. ›

SANITASI: Rancangan Tepat Penghuni Sehat

Sanitasi bukan merupakan kata asing bagi kita. Tapi mungkin hanya sedikit yang sadar betapa penting sanitasi. Mungkin karena melihat begitu penting arti kata sanitasi itu, Mahatma Gandhi sampai-sampai mengatakan bahwa ” Sanitation is more importance than independence “.

TOILET MODERN

Bagi rumah tinggal modern, sanitasi yang baik bisa jadi lebih berharga dari kemerdekaan seperti kata Mahatma Gandhi tadi. Betapa tidak lucu ketika berada di sebuah rumah modern kita tiba-tiba mencium bau busuk dari kamar mandi. Atau aroma kotoran yang membusuk dari saluran pembuangan air limbah. Jika ini terjadi, citra kita sebagai pemilik rumah bisa tercoreng. Tidak hanya itu, kesehatan pun bisa terganggu. Nah, menghindari dampak yang lebih buruk terjadi, sebaiknya kita mulai mencermati hal-hal yang diperlukan untuk membuat sebuah sistem sanitasi yang baik dan sehat.

Cukup banyak yang musti dipertimbangkan ketika kita merancang sebuah sistem sanitasi di rumah. Sistem sanitasi yang baik berhubungan langsung dengan hal penyediaan air bersih dan pengolahan limbah. Air bersih diperlukan untuk kepentingan mandi, mencuci dan memasak. Hasil dari kegiatan ini berupa limbah air kotor.

INSTALASI AIR BERSIH ( WHITE WATER )

Permasalahan utama pada instalasi air bersih adalah debit air. Sebisa mungkin, buatlah instalasi air bersih yang mampu mengucurkan air dalam jumlah sama pada setiap titik kran. Paling tidak, ada dua model instalasi air bersih yang dapat diterapkan.

Selengkapnya.. ›