ARSIP TULISAN

Ruang Tamu: Antara Fungsi dan Kebutuhan

Ruang Tamu Minimalis

Benarkah rumah mencerminkan karakter pemiliknya? Coba saja masuki ruang tamunya. Bila penghuninya punya pribadi hangat, pasti menyediakan ruang tamu yang terkesan menyambut. Terbaca dari pilihan sofanya yang nyaman diduduki sehingga memancing betah bertamu. Lain kalau pemilik rumah enggan diganggu tamu. Tempat duduknya biasanya lebih formal dengan kursi berlengan yang tampak kaku sehingga tamu tidak ingin berlama-lama.

Kecenderungan saat ini sebagian orang malas diganggu tamu karena waktu di rumah makin sedikit. Jika tetap ada ruang tamu, fungsinya nyaris terbuang percuma. Karena itu disarankan untuk menelaah dulu fungsinya bagi penghuni. Ingin tetap mengakomodasi ruang tamu atau menghilangkannya?

Untuk rumah mungil sebaiknya ruang tamu dijadikan fungsi lain yang memang diperlukan. Misalnya, menyatu dengan ruang keluarga sehingga didapat luasan lebih lapang. Tamu yang tidak diinginkan masuk ke area dalam rumah, bisa dibuatkan foyer atau di teras.

SKALA RUANG

Selain penekanan pada fungsi, skala ruang perlu diperhatikan. Bila luas ruang tamu kecil, sesuaikan ukuran mebelnya. Jangan memaksakan memakai sofa standar orang Eropa karena akan menyita ruang. Batasi jumlah tamu yang akan ditampung sebanyak tiga orang. Untuk itu cukup sediakan konfigurasi satu single chair dan satu sofa dua dudukan.
Kemudian terapkan pola ruang yang mengalir antara ruang tamu dan ruang lain. Cukup letakkan pemisah ruang yang bersifat imajiner seperti pot tanaman dan meja pendek atau karpet, bukan dinding masif.


Merancang Ventilasi

Ventilasi optimal membuat rumah segar dan nyaman. Aktifitas di rumah pun menjadi lebih baik dan maksimal. Bagaimana merancang ventilasi yang benar ?

Void Rumah

VOID | Cara lain mengatasi hawa panas di rumah mungil adalah dengan void. Fungsinya untuk menampung dan mengeluarkan udara panas yang bergerak vertikal. Agar fungsi maksimal, void perlu dilengkapi dengan terawang sebagai jalan keluar udara panas yang terkumpul disana.

Langkah yang mesti dilakukan sudah pasti, Buatlah ventilasi udara secara proporsional. Proporsional disini maksudnya adalah paling sedikit mencapai 1/3 bagian dari luas lantai ruangan. Ruang-ruang yang umumnya memerlukan bukaan proporsional itu adalah ruang keluarga, ruang tamu, ruang makan, dapur, kamar mandi, dan ruang tidur. Sebesar atau sekecil apapun rumah Anda, pasti memerlukan ventilasi agar ruang-ruang di dalamnya menjadi nyaman.

Sebenarnya ada dua persyaratan agar kenyamanan rumah itu terpenuhi, yakni ketersediaan UDARA dan CAHAYA cukup. Keduanya dapat diperoleh jika rumah memiliki ventilasi yang proporsional dan optimal, serta bukaan untuk cahaya. Ventilasi berfungsi untuk menjalankan sistem pertukaran udara karena adanya perbedaan temperatur. Sementara asupan cahaya membuat ruang menjadi terang dan bebas lembab.

KENALI ALIRAN UDARA

Udara bergerak setiap saat dan mengalir dengan sendirinya. Di dalam rumah, kecepatan angin terasa nikmat jika mengalir dengan kecepatan 0,1 - 0,15m per detik. Kecepatan angin lebih rendah membuat udara berasa tidak mengalir sehingga kondisi di ruangan panas dan pengap. Sebaliknya jika aliran udara lebih besar dari ketentuan. Ini akan membuat orang justru masuk angin.. :)


Furnitur: Credenza

Meja Credenza

Ruang tamu atau ruang keluarga rasanya belum pas jika tanpa credenza. Sebenarnya, apa itu credenza ? Dulu ternyata ia adalah meja tulis. Lalu dikembangkan menjadi meja untuk meletakkan dan menyimpan benda pribadi. Namun sekarang, selain tetap berfungsi sebagai meja, credenza juga sebagai elemen estetika.

Desain, ukuran, dan material credenza cukup beragam. Ada desain bergaya klasik, ada juga yang simpel atau minimalis. Begitu juga dengan ukurannya: yang kecil, sedang, dan yang besar. Perbedaan ukuran itu biasanya untuk panjang, yang disesuaikan dengan luas ruang atau kebutuhan. Standar ukuran tinggi antara 75cm-80cm dan lebar 60cm. - walau bisa saja sesuai keinginan.

Awalnya credenza banyak dipakai di perkantoran. Namun rumah-rumah tinggal kini ikut menggunakannya. Credenza biasa diletakkan di ruang publik atau nonpublik -ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, atau kamar tidur. Di ruang keluarga, misalnya credenza sering berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan pigura foto, pernak-pernik, atau televisi dan perangkat audio.

Umumnya credenza terbuat dari material kayu. Beberapa material lain ditambahkan untuk memberi nilai tambah. Material granit atau marmer, misalnya, sering dipakai sebagai sisi atasnya. Penggunaan material itu membuat meja multifungsi ini berkesan lebih berkelas.