Desain Rumah

Desain Rumah Modern Minimalis

Jual Rumah

Rumah Kecil Minimalis 2 Lantai

Renovasi Rumah

Renovasi Rumah Minimalis di Bekasi

Bangun Rumah

Bangun Rumah dan Renovasi Rumah di Pekalongan

Interior Rumah

Warna Interior Ruang Keluarga

Taman dan Feng shui

Taman dan Feng Shui

Penerapan feng shui taman di Indonesia belum sepopuler di Cina dan negara-negara barat. Di Indonesia, filosofi taman dan tanaman cenderung terbatas pada etnis dan kepercayaan tertentu. Di Jawa dikenal berbagai tanaman yang dijadikan simbol karena makna budaya. Sementara di Bali ada prinsip nawa-sange (sembilan penjuru mata angin). Prinsip di-realisasikan dengan menempatkan tanaman berwarna pada arah mata angin tertentu yang bermakna religius.

Feng shui taman sebetulnya mirip dengan feng shui bangunan. Feng shui taman menuntun kita pada keselarasan energi bumi, angin, dan air, terhadap desain dan peletakan berbagai elemen taman. Hal ini dianjurkan agar tercapai keselarasan dan mengalirnya energi positif (chi) di lingkungan tempat tinggal. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui pengaruh taman dan interaksinya dengan rumah Anda. Siapa tahu tidak hanya memperindah, tapi juga berpengaruh positif terhadap hidup Anda.

Selengkapnya..»

Menata Benda Antik

Benda Antik

Kejelian seseorang dalam memilih dan menempatkan aksesori interior, mampu membuat rumah berkesan lebih hidup. Disamping itu, keberadaan aksesori dapat memberikan nilai tambah, serta dapat merefleksikan karakter penghuni rumah.

Dewasa ini terlihat adanya kecenderungan baru dalam masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan benda-benda antik. Masyarakat mulai gemar mengoleksi benda antik. Mereka, bahkan berupaya menyisihkan sedikit waktu untuk mencari benda-benda antik ke berbagai daerah karena memberi keasyikan tersendiri bagi seorang kolektor.

Sebuah benda dikatakan sebagai benda antik karena sejarah dan tradisi yang lekat pada benda tersebut. Namun, kita juga harus memikirkan segi kualitas benda itu sendiri. Umumnya, mutunya ditentukan oleh keutuhan, kelangkaan, dan keindahan benda tersebut.

Benda antik tersebut diatas selain berfungsi sebagai koleksi, juga dapat dimanfaatkan untuk pernik interior. mulai dari keramik, gerabah, benda kayu (termasuk anyaman), tekstil, hingga kaca, perak, dan emas, merupakan benda yang dapat dijadikan hiasan pada sudut-sudut ruang. Hal inilah yang membuat orang semakin tertarik pada benda antik.

Selengkapnya..»

Ornamen Furniture

Furnitur Berornamen

Menghias furnitur sudah sejak zaman dahulu dilakukan orang. Pada awalnya menghias furnitur dikaitkan dengan kepercayaan masyarakat yang bersifat mistik dan magis. Misalnya hiasan pada kursi atau singgasana dibuat hiasan untuk melambangkan kebesaran dan kekuasaan raja-raja. Pada umumnya seni menghias furnitur sejalan dengan kemajuan seni lukis, seni patung dan seni arsitektur. Bangsa Cina, Mesir, Yunani dan Romawi kuno dikenal sebagai bangsa yang paling awal membuat ornamen pada furnitur. Sampai saat ini seni hias menghias furnitur masih banyak disukai orang.

PADA ZAMAN ROMAWI, banyak seniman berkarya dengan mengambil ide dari Mesir dan Yunani. Para seniman tersebut memberi ornamen dengan jalan mengukir atau menambahkan patung kepala kuda atau hewan lain pada furnitur. Kaki meja dan kaki kursi meniru kaki singa atau cakar harimau.

Sejak zaman Gothic (abad ke-12) di Eropa furnitur berornamen telah dibuat dengan jalan menambahkan hiasan berupa ukiran, lukisan dan marquetry (inlay kayu yang mengakibatkan nuansa terang/gelap), ormolu (tambahan warna emas), laqueer (memberikan warna berlapis-lapis hingga mengkilap), vaneer (memberi lapisan dengan tekstur yang khusus) dan hiasan dari batu semi mulia.

Selengkapnya..»