Desain Rumah

Desain Rumah Modern Minimalis

Jual Rumah

Rumah Kecil Minimalis 2 Lantai

Renovasi Rumah

Renovasi Rumah Minimalis di Bekasi

Bangun Rumah

Bangun Rumah dan Renovasi Rumah di Pekalongan

Interior Rumah

Warna Interior Ruang Keluarga

Finishing Kayu di Rumah Anda

Rumah tinggal pada umumnya memiliki bagian-bagian dari kayu, antara lain kusen, daun pintu, daun jendela, railing tangga dan lain-lain. Pada beberapa bagian ini kadang ingin ditampilkan karakter bahannya yaitu kayu, sehingga diperlukan finishing khusus.

Meja Makan Kayu dengan finishing melamik

Mengenal bahan finishing dengan berbagai hasil akhir, ternyata cukup penting untuk diketahui para pemilik rumah maupun mereka yang sedang membangun.

Pada dasarnya pekerjaan finishing adalah pekerjaan yang memerlukan ketelitian dan kecermatan dalam memilih bahan, dan umumnya pada sebuah rumah yang mencapai tahap finishing akan membutuhkan biaya yang cukup besar dibandingkan dengan tahap pekerjaan konstruksi. Namun pada tahap inilah sebuah rumah akan menampilkan bentuk akhirnya dan citra pekerjaan secara keseluruhan.

Khusus finishing terhadap bahan kayu, dapat diselesaikan dalam berbagai bentuk, antara lain dengan cat, politur, melamik dan duko.

CAT
Penggunaan cat umumnya lebih banyak dipakai pada rumah tinggal karena selain bahan bakunya relatif murah, cat dapat melindungi kayu lebih lama dan dapat tampil dalam berbagai macam warna pilihan. Kayu yang di-finish dengan cat, umumnya adalah kayu kelas dua dan kelas tiga seperti kamper, borneo, kruing, damar laut dan lainnya yang tidak terlalu baik penampilannya karena seratnya agak kasar dan kurang tahan terhadap cuaca/pemakaian.

Selengkapnya..»

Membangun Rumah Kayu

Bangunan Rumah dari Kayu

Kayu masih menjadi material primadona untuk membangun rumah. Material ini begitu akrab dengan budaya membangun rumah di Indonesia. Selain itu, banyak orang memang terpikat dengan keindahan kayu. Lagi pula kayu -untuk jenis tertentu- persediaanya masih cukup berlimpah di Tanah air.

Seluruh bagian rumah, pada prinsipnya dapat dibangun menggunakan kayu. Kuda-kuda, atap, kusen, pintu-jendela, furnitur, juga lantai, dinding dan plafon, tak masalah menggunakan bahan kayu. Bahkan pada zaman Belanda dulu, beberapa bangunan besar di Indonesia ada yang menggunakan kayu sebagai bahan pondasi.

Tentu tak semua jenis kayu sesuai atau bahkan baik digunakan sebagai elemen bangunan. Kayu yang digunakan sebagai konstruksi harus memenuhi syarat teknis kuat, keras, berukuran besar, dan mempunyai keawetan alam yang tinggi. Jenis kayu yang tepat untuk ini, antara lain jati, bengkiray, kapur, rasamala, balau.

Kayu yang langsung terkena air, misalnya lantai teras luar, rangka atap untuk genteng sirap, dan sejenisnya, sebaiknya menggunakan jenis kayu yang tahan air, seperti kayu ulin, bengkiray, dan damar laut. Untuk mengedepankan unsur keindahan, kayu berserat cantik yang cocok. Kayu jenis ini, antara lain, jati, kelapa, nyatoh, ebony, sungkai, dan sonokeling.

Selengkapnya..»