Desain Rumah

Desain Rumah Modern Minimalis

Jual Rumah

Rumah Kecil Minimalis 2 Lantai

Renovasi Rumah

Renovasi Rumah Minimalis di Bekasi

Bangun Rumah

Bangun Rumah dan Renovasi Rumah di Pekalongan

Interior Rumah

Warna Interior Ruang Keluarga

Syarat Mengajukan Kredit Renovasi Rumah

Syarat Mengajukan Kredit Renovasi Rumah

Proses renovasi rumah tak lepas dari masalah pendanaan. Besarnya biaya yang dikeluarkan terkadang tak sebanding dengan dana yang dimiliki. Jika sudah begini, pinjaman dari bank pun menjadi pilihan sumber dana. Beberapa bank bahkan bisa memberikan pinjaman untuk membeli furnitur jika Anda berniat untuk merenovasi total hunian Anda. Namun sayangnya, kurangnya informasi yang berujung pada ketidaklengkapan persyaratan yang dibutuhkan membuat nasabah kesulitan mendapatkan persetujuan dari bank. Apa saja persyaratannya dan bagaimana prosesnya? Simak ulasannya berikut ini.

Syarat yang dibutuhkan

Agunan
Untuk melancarkan proses peminjaman, ajukan jaminan seperti sertifikat rumah atau sertifikat kendaraan pribadi. Semakin besar jaminan yang Anda ajukan, maka kesempatan untuk mendapatkan pinjaman juga semakin besar. Selain itu, jangan lupa menyertakan surat izin mendirikan bangunan (IMB).

Slip Gaji
Jika Anda seorang karyawan, maka Anda harus menyerahkan dokumen yang menyatakan bahwa Anda telah bekerja sebagai pegawai tetap pada perusahaan tempat Anda bekerja. Selain itu, pihak bank juga akan meminta bukti rekening koran yang digunakan untuk memeriksa ketepatan gaji yang dibayarkan setiap bulan.

Oleh karena itu bagi Anda yang menerima gaji secara tunai sebaiknya menabungkan gajinya ke rekening bank lebih dulu, minimal 3 bulan sebelum mengajukan kredit. Bank biasanya akan memotong sepertiga atau maksimal 40% dari penghasilan Anda tiap bulan. Sementara bagi Anda yang berwiraswasta, pastikan kelengkapan dokumen seperti legalitas usaha minimal 6 bulan terakhir, NPWP, daftar pelanggan, daftar pemasok, dan tanda daftar perusahaan.

Rekening Tabungan
Selain bukti slip gaji 3 bulan terakhir, pihak bank juga akan menanyakan rekapitulasi rekening tabungan Anda serta jumlah cicilan hutang yang sedang berjalan (jika ada). Sebab besarnya cicilan hutang akan mempengaruhi kemampuan membayar calon kreditor. Maka sebelum memulai pinjaman baru, sebaiknya lunasi dulu atau minimalisir jumlah hutang lainnya agar bank menerima kredit yang Anda ajukan.

Data Pribadi
Untuk melengkapi data calon kreditor, bank juga akan meminta dokumen tentang pribadi Anda berupa kartu tanda penduduk (KTP), foto copy buku nikah, dan kartu keluarga (KK). Berkaitan dengan usia, pihak bank juga akan menghitung usia produktif Anda. Jadi jika Anda berusia dibawah 40 tahun, maka jangka waktu peminjaman yang diberikan bisa lebih lama, sekitar 10 hingga 15 tahun.

Kenapa Ditolak?

Ada beberapa hal yang menyebabkan pihak bank menolak pengajuan kredit Anda. Salah satunya adalah ditemukannya permasalahan pada rekening kredit Anda, seperti kredit macet. Hal ini membuat bank meragukan kemampuan membayar Anda secara rutin dan tepat waktu setiap bulannya.

Selain itu, total pinjaman yang sedang berjalan ketika Anda mengajukan kredit juga menjadi persoalan penting. Semakin banyak hutang yang Anda miliki, maka semakin kecil kemungkinan pengajuan kredit Anda diterima, kecuali jika jumlah dana yang ada di rekening tabungan Anda masih mencukupi.

Hal terakhir adalah lokasi rumah yang hendak direnovasi. Bank bisa menolak pengajuan kredit Anda jika lokasi hunian tidak marketable, artinya berada di lokasi yang sulit dijangkau oleh kendaraan roda empat.

Sumber : Majalah Asri / Astri Diana