Desain Rumah

Desain Rumah Modern Minimalis

Jual Rumah

Rumah Kecil Minimalis 2 Lantai

Renovasi Rumah

Renovasi Rumah Minimalis di Bekasi

Bangun Rumah

Bangun Rumah dan Renovasi Rumah di Pekalongan

Interior Rumah

Warna Interior Ruang Keluarga

Kursi dan Gaya di Ruang Keluarga

Kursi Gaya Eklektik

Banyak pilihan jenis kursi untuk mengisi ruang keluarga yang ditawarkan atau sudah dikenal oleh masyarakat. Yang perlu diperhatikan dalam memilihnya adalah faktor kenyamanan dalam penggunaannya, sebab desain kursi untuk ruang ini berbeda dengan desain kursi untuk ruang lain, misalnya sudut kemiringan kursi perlu disesuaikan dengan anatomi tubuh saat rileks.

Kira-kira kursi macam apa saja yang bisa dipilih untuk ruang keluarga dengan gaya tertentu?

Marry Gilliatt dalam bukunya yang berjudul “New Guide to Decorating” menguraikan tentang apa itu gaya atau style. Menurutnya, gaya adalah sesuatu yang tidak dapat dilihat dan tidak tetap bentuknya yang dapat ditangkap indera mata melalui warna, skala dan proporsi. Disamping itu konotasi arti kata “gaya” versinya didasarkan atas latar belakang yang berbeda.

Diantaranya gaya berdasarkan national styles, meliputi English Style, American Country, French Style, Italian Style dan Japanese Style. Sedangkan gaya yang terbagi atas periode diantaranya Renaissance, Restoration, Louis XIV,XV,XVI di Perancis. William and Marry, Queen Anne, Georgian and Victorian di Inggris dan lain-lain.

Ada juga gaya yang didasarkan atas bentuk perabot dan dekorasi, seperti The Baroque, dengan ciri ukiran kayu yang rumit. The Rococo, dengan ciri lengkung-lengkung. The Neoclassic, berciri bentuk klasik yang sederhana. Dan gaya Nouveau serta Bauhaus.

Selengkapnya..»

Membangun Rumah Kayu

Bangunan Rumah dari Kayu

Kayu masih menjadi material primadona untuk membangun rumah. Material ini begitu akrab dengan budaya membangun rumah di Indonesia. Selain itu, banyak orang memang terpikat dengan keindahan kayu. Lagi pula kayu -untuk jenis tertentu- persediaanya masih cukup berlimpah di Tanah air.

Seluruh bagian rumah, pada prinsipnya dapat dibangun menggunakan kayu. Kuda-kuda, atap, kusen, pintu-jendela, furnitur, juga lantai, dinding dan plafon, tak masalah menggunakan bahan kayu. Bahkan pada zaman Belanda dulu, beberapa bangunan besar di Indonesia ada yang menggunakan kayu sebagai bahan pondasi.

Tentu tak semua jenis kayu sesuai atau bahkan baik digunakan sebagai elemen bangunan. Kayu yang digunakan sebagai konstruksi harus memenuhi syarat teknis kuat, keras, berukuran besar, dan mempunyai keawetan alam yang tinggi. Jenis kayu yang tepat untuk ini, antara lain jati, bengkiray, kapur, rasamala, balau.

Kayu yang langsung terkena air, misalnya lantai teras luar, rangka atap untuk genteng sirap, dan sejenisnya, sebaiknya menggunakan jenis kayu yang tahan air, seperti kayu ulin, bengkiray, dan damar laut. Untuk mengedepankan unsur keindahan, kayu berserat cantik yang cocok. Kayu jenis ini, antara lain, jati, kelapa, nyatoh, ebony, sungkai, dan sonokeling.

Selengkapnya..»

Memilih Kulit Sofa

Bahan Kulit Oscar Pelapis Sofa

Ada beragam kulit imitasi pembungkus sofa, tapi hati-hati jangan salah pilih. Yang murah belum tentu berkualitas, yang berkualitas belum tentu mahal. Bagaimana memilih yang terbaik?

Dua material kulit pelapis sofa yang paling populer adalah oscar dan suede. Kedua kain pelapis ini lebih dikenal sebagai kulit sintetis. Tampilan keduanya indah, seindah tampilan kulit asli. Karakternya yang lembut dan kuat menjadikan kulit pelapis sofa ini nyaman dan panjang usia.

Di pasaran ada beragam kualitas pelapis sofa dari jenis oscar dan suede. Harga yang ditawarkan pun terkadang menggiurkan. Yang murah begitu menggoda. Namun jika di aplikasikan terkadang mengecewakan. Yang mahal pun banyak ragamnya, ada yang kualitasnya lebih baik, tapi mungkin juga tak beda dengan yang murah.

Bagaimana kita dapat memilih yang terbaik, baik dari segi harga maupun kualitas? Pertama, amati permukaannya. Oscar berkualitas baik tidak lengket. Ini membuat oscar tidak mudah kotor. Jikalaupun kotor, permukaannya mudah dibersihkan. Kedua, perhatikan kain bagian belakangnya. Oscar berkualitas memiliki kain pelapis pada bagian belakangnya. Paling tidak, pilihlah yang berlapis kain satu rajutan dan dua rajutan. Kain rajutan ini membuat oscar elastis, sehingga oscar kuat dan tak mudah robek.

Selengkapnya..»