Desain Rumah

Desain Rumah Modern Minimalis

Jual Rumah

Rumah Kecil Minimalis 2 Lantai

Renovasi Rumah

Renovasi Rumah Minimalis di Bekasi

Bangun Rumah

Bangun Rumah dan Renovasi Rumah di Pekalongan

Interior Rumah

Warna Interior Ruang Keluarga

Memilih Aksen Dinding yang Tepat

Menata Interior Rumah

Seluas dan sebagus apa pun desain sebuah rumah, tetap memerlukan sedikit sentuhan pada sudut-sudut tertentu, terutama pada bidang dinding. Tentunya, sayang sekali bila dinding-dinding dalam sebuah rumah dibiarkan kosong, walaupun dinding dirancang bertekstur. Oleh karena itu, diperlukan hiasan sebagai aksen yang dapat mempercantik penampilan sebuah ruangan.

Lukisan, foto, poster dan gambar hitam putih dengan beragam bingkai (frame) serta panel ukir merupakan salah satu pilihan yang dapat berfungsi sebagai aksen sebidang dinding. Namun, untuk menciptakan kesan yang baik, kita harus memperhatikan beberapa faktor yang berkaitan dengan penempatan dan pemilihan bingkai atau panel yang digunakan. Bentuk, ukuran, dan warna, harus diselaraskan dengan kondisi ruangan, dan citra yang hendak ditampilkan dalam sebuah ruangan.

ALTERNATIF LAIN

Biasanya kita memilih untuk menggantungkan sebuah bingkai atau panel berukuran besar pada sebidang dinding. Disini, saya mencoba menawarkan alternatif lain, yaitu penggunaan beberapa buah bingkai atau panel pada sebidang dinding. Pemilihan dan penggunaan yang demikian, memungkinkan kita untuk bermain dengan komposisi, warna, dan gambar-gambar yang sesuai selera.

Selengkapnya..»

Ekspresi Post-Mo Kafe

kafe Boompjes di Rotterdam

Di Paris, budaya bersantai di kafe telah tumbuh sejak beberapa abad lalu dan sudah tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kota. Deretan kafe di sepanjang jalan utama menawarkan pemandangan yang cukup mengasyikkan disana. Kafe-kafe yang telah berusia ratusan tahun juga tetap bertahan di antara maraknya kehadiran kafe-kafe baru.

Kehidupan yang disarati budaya bersantai di kafe merebak pula di kota-kota lain, seperti Rotterdam (Belanda), Tokyo (Jepang) dan tentu saja Jakarta (Indonesia). Kafe-kafe di kota tersebut dirancang secara khusus sehingga tidak kalah menarik dengan bangunan di sekelilingnya. Kafe Costes di Beaubourg (Paris), Kafe Boompjes dan Kafe De Unie di Rotterdam, merupakan contoh bangunan yang menarik untuk diulas, baik dari sisi arsitektur maupun interior.

HENING DI TENGAH KERAMAIAN

Kafe Costes di Beaubourg, kawasan kota baru Paris, memiliki tampak muka yang dirancang senada dengan arsitektur modern gedung-gedung di sekitarnya. Kehadirannya memang tidak menonjol di area Centre De Beaubourg, salah satu kawasan teramai di Paris. Namun, Pemandangan indah dapat dinikmati melalui jendela-jendela besar di lantai dua kafe yang dirancang Philippe Starck.

Suasana nyaman dan tenang tercipta berkat pembagian ruang yang tepat. Inilah tempat yang tepat bagi mereka yang menikmati suasana santai sambil menonton atau ditonton orang, atau mungkin istilah lebih populernya “ngeceng” di Paris. :)

Perangkat interiornya dirancang secara khusus pula oleh Philippe Starck. Kursi-kursi kayu dipadu manis dengan kursi-kursi besi. Seluruh desain kursi bertema bulat. Lantai dan dinding pun tidak lepas dari ornamen hias. Gaya “formalis organik” Philippe Starck mencuat tegas dalam penataan interior kafe dua lantai ini.

DINDING KACA DI TEPI PELABUHAN

Di samping Philippe Starck, Mecanoo merupakan perancang interior yang tidak boleh diabaikan. Ia berhasil menampilkan kafe Boompjes di Rotterdam secara gemilang. Bangunan kafe dan restoran sengaja dirancang menjorok ke laut untuk memanfaatkan pandangan maksimal ke pelabuhan dan laut lepas. Dinding-dinding kaca dengan lis pipa-pipa besi memberikan kesan ringan, tetapi kukuh.

Elemen dekoratif pada dinding, kursi dan meja secara gamblang merefleksikan keinginan Mecanoo. Bila diperhatikan lebih seksama, pengejawantahan konsep Mecanoo banyak dipengaruhi oleh gaya “Post-Mo”. Tidak ada permainan warna mencolok dalam penataan interiornya. Abu-abu, hitam, cokelat, dan putih mendominasi interior gedung berlantai dua ini.

Gerbang Pagar Rumah

Gerbang Pagar Rumah

Kebanyakan rumah-rumah di kota besar di kelilingi oleh pagar yang gunanya untuk melindungi hunian-hunian tersebut dari “tamu-tamu tak diundang”. Namun, sesuai dengan perjalanan waktu, fungsi pagar yang mengelilingi kediaman itu berkembang, tidak hanya untuk mengamankan rumah tetapi juga untuk memperindah bangunan tersebut. Seiring dengan perluasan fungsi itu, pintu pagar atau gerbang juga tampil lebih menawan. Yang jelas, apapun bentuk gerbang yang hendak anda hadirkan, kesesuaian bentuk arsitektur gerbang tersebut dengan bangunan utama harus Anda perhatikan dengan baik.

PRINSIP DASAR

Berangkat dari tolok ukur bahwa gerbang adalah pintu pertama yang harus dilalui oleh Anda sekeluarga dan tamu-tamu yang lain, kemudahan untuk mencapainya pun menjadi bahan pertimbangan pertama. Selain mudah mencapainya, penempatan gerbang pun sebaiknya tidak mengganggu akses/arus jalan yang sudah dipersiapkan. Sudah selayaknya bila anda menempatkan gerbang tersebut pada sirkulasi utama bangunan sehingga fungsi gerbang itu sendiri berjalan baik, yaitu menjadi pintu masuk utama dari luar pagar ke pintu masuk hunian anda.