Desain Rumah

Desain Rumah Modern Minimalis

Jual Rumah

Rumah Kecil Minimalis 2 Lantai

Renovasi Rumah

Renovasi Rumah Minimalis di Bekasi

Bangun Rumah

Bangun Rumah dan Renovasi Rumah di Pekalongan

Interior Rumah

Warna Interior Ruang Keluarga

SANITASI: Rancangan Tepat Penghuni Sehat

Sanitasi bukan merupakan kata asing bagi kita. Tapi mungkin hanya sedikit yang sadar betapa penting sanitasi. Mungkin karena melihat begitu penting arti kata sanitasi itu, Mahatma Gandhi sampai-sampai mengatakan bahwa ” Sanitation is more importance than independence “.

Toilet Modern Minimalis

Bagi rumah tinggal modern, sanitasi yang baik bisa jadi lebih berharga dari kemerdekaan seperti kata Mahatma Gandhi tadi. Betapa tidak lucu ketika berada di sebuah rumah modern kita tiba-tiba mencium bau busuk dari kamar mandi. Atau aroma kotoran yang membusuk dari saluran pembuangan air limbah. Jika ini terjadi, citra kita sebagai pemilik rumah bisa tercoreng. Tidak hanya itu, kesehatan pun bisa terganggu. Nah, menghindari dampak yang lebih buruk terjadi, sebaiknya kita mulai mencermati hal-hal yang diperlukan untuk membuat sebuah sistem sanitasi yang baik dan sehat.

Cukup banyak yang musti dipertimbangkan ketika kita merancang sebuah sistem sanitasi di rumah. Sistem sanitasi yang baik berhubungan langsung dengan hal penyediaan air bersih dan pengolahan limbah. Air bersih diperlukan untuk kepentingan mandi, mencuci dan memasak. Hasil dari kegiatan ini berupa limbah air kotor.

INSTALASI AIR BERSIH ( WHITE WATER )

Permasalahan utama pada instalasi air bersih adalah debit air. Sebisa mungkin, buatlah instalasi air bersih yang mampu mengucurkan air dalam jumlah sama pada setiap titik kran. Paling tidak, ada dua model instalasi air bersih yang dapat diterapkan.

  • Instalasi Terbuka. Maksudnya, saluran utama mengalir lurus dari pompa atau tangki air ke titik-titik kran. Ujung saluran berakhir pada suatu titik.
  • Instalasi Tertutup. Maksudnya, saluran utama mengalir dari pompa atau tangki air ke titik-titik percabangan saluran anak. Ujung saluran utama ini berakhir kembali ke saluran utama di dekat pompa atau tangi air.

Kedua model instalasi di atas memiliki untung rugi. Instalasi tertutup lebih boros pipa. Namun, saluran tertutup diyakini mampu membagi debit air secara lebih merata ke setiap kran.

INSTALASI LIMBAH ( GREY WATER )

Saluran pipa ganda ( di sisi kiri dan kanan bangunan ) menjadi alternatif terbaik saluran pembuangan air limbah. Sisitim pembuangan air limbah ini memiliki untung-rugi.

Keuntungan, jika salah satu saluran mampet, saluran lain masih bisa berfungsi dengan baik. Sehingga fungsi sanitair lain tidak terganggu. Hanya saja, rancangan saluran ganda boros pipa. Untuk pembuatannya diperlukan pipa PVC dalam jumlah lebih. Bisa dua kali jumlah pipa saluran air tunggal.

Jika ingin saluran air yang hemat pipa. Anda bisa memilih saluran air pipa tunggal. Pipa buangan utama bisa ditempatkan di salah satu sisi bangunan. Kiri atau kanan, tergantung dari desain rumah. Namun untuk menghindari mampet, sebaiknya gunakan pipa utama berukuran minimal 4 inchi.

SEPTICTANK ( BLACK WATER )

Desain Septictank

Guna membuat saluran sanitasi yang sehat, perhatikan saluran buangan tinja. Upayakan jarak buang dari kloset ke septictank tidak terlalu jauh. Yang perlu diperhatikan adalah kemiringannya agar sekali siram, tinja langsung mengalir dan jatuh ke septictank.

Septictank sebaiknya dibuat kedap air. Ukuran dan kapasitasnya disesuaikan dengan kebutuhan. Septictank kedap air dibuat dengan tujuan agar kotoran yang mengendap di dalamnya tidak keluar dan merembes ke sumur kita dan sumur tetangga. Karena jika hal itu terjadi, air sumur menjadi tidak sehat dan tidak layak untuk dikonsumsi.