Desain Rumah

Desain Rumah Modern Minimalis

Jual Rumah

Rumah Kecil Minimalis 2 Lantai

Renovasi Rumah

Renovasi Rumah Minimalis di Bekasi

Bangun Rumah

Bangun Rumah dan Renovasi Rumah di Pekalongan

Interior Rumah

Warna Interior Ruang Keluarga

Penghargaan Arsitektur Pritzker

Penghargaan Arsitektur Pritzker adalah penghargaan tahunan yang diberikan kepada arsitek yang masih hidup, dan telah memberikan kontribusi bagi kemanusiaan dan lingkungan binaan melalui seni arsitektur. Penghargaan diberikan sejak tahun 1979 oleh Hyatt Foundation untuk menghormati pendiri jaringan hotel Hyatt, pengusaha Jay A. Pritzker.

Penghargaan Pritzker

Penghargaan Pritzker dikelola oleh keluarga Pritzker yang banyak bermurah hati membiayai berbagai kegiatan budaya dan ilmu pengetahuan. Penghargaan yang pertama diberikan kepada Philip Johnson asal Amerika Serikat. Setelah berlangsung beberapa tahun, Penghargaan Pritzker mencapai status sebagai Penghargaan Nobel di bidang Arsitektur.

Pemberian penghargaan setiap tahunnya dilakukan di gedung-gedung dengan rancangan arsitektur terkenal. Upacara penyerahan sekaligus peringatan hari jadi ke-20 Penghargaan Pritzker dilangsungkan di Gedung Putih. Namun 7 bulan setelah upacara tersebut, Jay A. Pritzker meninggal dunia akibat serangan jantung pada tanggal 23 Januari 1999. Putra tertuanya, Thomas J. Pritzker sekarang menjabat ketua The Hyatt Foundation.

Pemenang menerima hadiah uang sejumlah 100 ribu dolar AS. Selain hadiah uang, pemenang mendapat medali perunggu yang didesain oleh bapak gedung pencakar langit, Louis H. Sullivan. Pemenang juga mendapat jaminan ketenaran sebagai arsitek kelas dunia, dan tawaran proyek dari berbagai kontraktor.
Selengkapnya..»

Arsitektur Post-Modern

Arsitektur Post-Modern

Ketika Arsitektur Modern mulai dipraktekkan, ia adalah sebuah pergerakan garda depan dengan dasar moral, filosofis, dan estetis. Kebenaran dicari dengan menolak sejarah dan menoleh kepada fungsi yang melahirkan bentuk. Arsitek lantas menjadi figur penting dan dijuluki sebagai “master”. Kemudian arsitektur modern masuk ke dalam lingkup produksi masal karena kesederhanaannya dan faktor ekonomi.

Namun, masyarakat umum merasakan adanya penurunan mutu dalam arsitektur modern pada tahun 1960-an, antara lain karena kekurangan makna, kemandulan, keburukan, keseragaman, serta dampak-dampak psikologisnya. Sebagian arsitek menjawabnya melalui Arsitektur Post-Modern dengan usaha membentuk arsitektur yang lebih dapat diterima umum pada tingkat visual, meski dengan mengorbankan kedalamannya. Robert Venturi berpendapat bahwa “gubuk berhias / decorated shed” (bangunan biasa yang interior-nya dirancang secara fungsional sementara eksterior-nya diberi hiasan) adalah lebih baik daripada sebuah “bebek / duck” (bangunan di mana baik bentuk dan fungsinya menjadi satu). Pendapat Venturi ini menjadi dasar pendekatan Arsitektur Post-Modern.
Selengkapnya..»

Arsitektur Modern

Arsitektur Modern

Pada masa Pencerahan, humaniora dan penekanan terhadap individual menjadi lebih penting daripada agama, dan menjadi awal yang baru dalam arsitektur. Pembangunan ditugaskan kepada arsitek-arsitek individual - Michaelangelo, Brunelleschi, Leonardo da Vinci - dan kultus individu pun dimulai. Namun pada saat itu, tidak ada pembagian tugas yang jelas antara seniman, arsitek, maupun insinyur atau bidang-bidang kerja lain yang berhubungan. Pada tahap ini, seorang seniman pun dapat merancang jembatan karena penghitungan struktur di dalamnya masih bersifat umum.
Selengkapnya..»